Tidak bisa dipungkiri, penundaan hukuman mati bagi terpidana mati kasus Poso --Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu-- berkait
dengan tekanan-tekanan kaum Katolik (juga Protestan) kepada pemerintah RI. Usai sidang kabinet di Istana Presiden Jakarta, Jumat (11/8) malam, Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto mengatakan, pelaksanaan hukuman mati yang rencananya dilakukan Jumat (11/8) malam ditunda setelah 17 Agustus 2006. Waktunya belum ditentukan.
Peristiwa yang menghebohkan khususnya bagi umat Islam di seluruh dunia, bermula ketika salah satu surat kabar terkemuka dan terbesar di Denmark yang bernama JYLLANDS-POSTEN menerbitkan 12 karikatur nabi Muhammad. Denmark yang berpenduduk mayoritas pemeluk agama Kristen ini, awalnya mengadakan kegiatan lomba karikatur. Dari hasil lomba itu karikatur nabi Muhammad diumumkan sebagai salah satu pemenang lomba.
Sejak berdirinya tahun 1912, pendiri dan tokoh-tokoh Muhammadiyah mungkin tidak ada yang berpikir, bahwa suatu ketika, akan muncul dari tubuh organisasi ini berbagai pemikiran yang meruntuhkan bangunan Islam. Tetapi, kenyataannya, saat ini tidaklah demikian. Begitu banyak ide-ide yang diluncurkan lembaga dan sebagian tokoh Muhammadiyah yang “aneh-aneh” dan tidak masuk akal sehatnya kaum Muslim. Tidak jarang ide itu mengatasnamakan lembaga resmi Muhammadiyah maupun mencatut nama pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, seolah-olah pendiri Muhammadiyah ini adalah tokoh pluralisme.
Para pengguna internet di Mesir serukan umat Islam mengambil pelajaran dari apa yang dilakukan kelompok Yahudi Amerika untuk mendukung Israel dalam peperangan menghadapi Libanon. Situs www.aish.com, melansir 54 cara untuk mendukung Israel yang jika cara ini dibalik, seharusnya bisa bermanfaat untuk mendukung perlawanan Palestina dan Libanon.
Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi, mengibarkan bendera Israel bahkan sekedar memakai kalung “Bintang David” tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Israel. Siapa bilang?
Sebelum kejadian baru-baru ini dan peperangan antara musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya di Libanon, seluruh dunia telah menyaksikan kehancuran di Irak, Afghanistan dan Palestina. Masyarakat seluruh dunia, termasuk Hizbullah, sebelum diduduki sedang bermain sepak bola pada saat Gaza dalam serangan. Turisme di Libanon pada waktu itu sedang sibuk dengan perzinahan, club malam dan tidak ada seorangpun mengatakan tentang apa yang terjadi di Gaza dan apa yang terjadi pada ummat Muslim seluruh dunia.
Kita selalu mendengar Hadits yang berbunyi “Wanita itu kurang akalnya dan kurang agamanya.” Hadits ini diutaran oleh kaum lelaki kepada kaum wanita dengan maksud merendahkannya. Apa penjelasan arti hadits tersebut?
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : “Apa pendapat yang mulai Syaikh Abdul Aziz bin Baz dalam masalah wanita yang sering dipertanyakan dan menyulitkan kaum muslimin, yaitu masalah wanita dengan dokter laki-laki. Apa nasehat anda bagi para saudari-saudari muslimah tentang masalah ini? Dan apa saran anda untuk pemerintah?
Di antara episode-episode yang sangat berkesan dan terkenal dari drama “Pedagang Senjata” karya Shakeshpeare adalah sebuah episode yang di dalamnya menampilkan “seorang pedagang Yahudi di Venesia (Italia), pada satu waktu dia melakukan pertaruhan terhadap daging seorang bocah Kristen, yaitu dengan memotong bagian tubuh bocah yang sudah disepakati.”
Sekitar satu setengah tahun lalu, pada 29 Desember 2004, Harian Pikiran Rakyat yang terbit di Bandung menyiarkan sebuah berita berjudul “Gelombang Besar Hantam Pangandaran dan Laut Jawa. Yusuf: Jabar Selatan Bisa Habis”. Ada baiknya berita itu kita simak kembali, setelah kita menyaksikan terjadinya gempa bumi dan tsunami yang menerjang sejumlah daerah di pesisir Jawa Barat Selatan dan beberapa daerah di Jawa Tengah Selatan, pada Selasa, 18 Juli 2006 lalu.
Saudariku, wanita Muslimah, ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla telah mengetahui kesulitan yang akan di alami oleh wanita pada saat haid, apabila Dia memerintahkannya untuk mengqadha’ shalat yang ditinggalkan selama menjalani haid tersebut. Sebagai rahmat-Nya, Dia tidak memerintahkan kaum wanita untuk mengqadha’ shalat sebagai keringanan sekaligus rahmat bagi mereka.
Firman Allah Ta’ala: “Orang-orang yang diseru oleh kaum musyrikin itu, mereka sendiri senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan mereka, siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepadaNya), dan mereka mengharapkan rahmat-Nya serta takut akan siksa-Nya, sesungguhnya siksa Tuhanmu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti.” (Al-Isra’: 57)